Tampilkan postingan dengan label Keperawatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keperawatan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 Februari 2021

Ilmu Keperawatan Unpad (Denjuna)

Halo intipers semua! Nama saya Wawan Junaedi dari Ilmu Keperawatan Unpad angkatan 2017. Bagi teman-sobat yang mau bertanya atau diskusi bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat saya balas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok, tentukan kalian baca sampe beres dahulu postingan ini sebelum bertanya.


Apa aja yang dipelajari di Keperawatan Unpad?


Belajarnya mampu dibilang gak jauh beda dari kedokteran, ya. Kita banyak membahas terkait biologi, anatomi, patofisiologis, pokoknya di bidang-bidang keilmuan terkait fisiologi manusia. Belajarnya 75% teori dan 25% praktik, tetapi praktik juga bisa dikatakan sering. Mata kuliahnya antara lain keperawatan anak, keperawatan jiwa, keperawatan gawat darurat, pokoknya banyak banget.


Tugas di Ilmu Keperwatan Unpad kaya gimana?


Tugasnya lumayan lah, gereget banget!  Banyak hafalan, peran pembuatan asuhan keperawatan juga.


Apa mata kuliah favorit saya?


Mata kuliah favorit sebetulnya banyak, namun salah satunya keperawatan jiwa karena setelah berguru itu saya jadi mengenal huruf orang-orang, keadaan kejiwaan orang-orang juga.


Apa tantangan terbesar kuliah di jurusan ini menurutku?


Tantangannya ya kita harus lebih banyak menghafal teori dan materi yang lebih mempunyai kecenderungan terkait kesehatan.


Prospek kerja Ilmu Keperawatan Unpad / alumni kerja dimana aja?


Prospek kerjanya bisa menjadi akademisi adalah tenaga pendidik, menjadi praktisi selaku perawat di klinik atau aneka macam instansi.


Tips buat kamu yang udah masuk jurusan ini?


Tips buat maba yang mau masuk keperawatan, mesti sesuai dengan kemauannya jadi jangan hingga ada paksaan dari pihak manapun biar tidak menghalangi dalam proses belajarnya nanti.


Kode Konten: Y190



Sumber we.com

Sabtu, 13 Februari 2021

Keperawatan Poltekkes Kemenkes Semarang (Lucia)

Halo teman intipers! Bagaimana kabarnya? Semoga sehat selalu, eitss jangan lupa jaga kesehatan ya! Perkenalkan saya Lucia Arita Ayu mahasiswa jurusan keperawatan acara studi Sarjana Terapan dan Profesi Ners Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang. Dalam potensi ini saya akan membagikan pengalaman kuliah yang sudah aku lalui selama 4 semester di jurusan keperawatan ini. Yuk intip lebih lanjut dengan baca artikel dibawah !


Apa saja sih yang dipelajari di Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Semarang ?


Nah sobat-sobat intipers secara umum pasti sudah tahu dong “Keperawatan” itu apa. Menurut Undang-undang Nomor 38 tahun 2014, definisi keperawatan ialah acara pinjaman asuhan kepada individu, keluarga, kelompok, atau masyarakat, baik dalam keadaan sakit maupun sehat. Perawat mengembangkan rencana asuhan keperawatan, bekerja sama dengan dokter, terapis, pasien, keluarga pasien serta tim yang lain untuk fokus pada perawatan penyakit dan memajukan mutu hidup. Nah di Jurusan kami ini mahasiswa dididik untuk menjadi perawat yang profesional. Kami dituntut untuk menjadi perawat yang mampu melayani masyarakat secara holistik (menyeluruh). Selain itu kami juga mempelajari upaya penanganan dan pencegahan yang terkait dengan kesehatan. Baik dengan tata cara perkuliahan yang bersifat teoritis, praktikum laboratorium, penelitian, dedikasi penduduk , dan yang tak kalah penting adalah praktik kerja lapangan.


Nah yang special di kampus kami yaitu nyaris setiap semester mahasiswa diterjunkan pribadi di rumah sakit dalam kata lain dalam satu tahun pembelajaran mahasiswa mendapat teori yang pribadi diterapkan di lapangan. Wah pasti seru kan !


Apa perbedaan Sarjana Terapan Keperawatan dan Sarjana Keperawatan ?


Sebernarnya Sarjana Terapan Keperawatan dan Sarjana Keperawatan ialah jenjang pendidikan yang setara. Karena baik Sarjana Terapan maupun Sarjana Keperawatan tetap wajib melanjutkan pendidikan profesi adalah Profesi Ners. Namun, hal mencolok yang membedakan Sarjana Terapan Keperawatan dan Sarjana Keperawatan adalah perolehan materi. Seperti kebanyakan Sarjana Keperawatan memperoleh presentase lebih banyak didominasi materi teoritis ketimbang praktika biasanya 75% teori dan 25% sisanya ialah praktika. Sedangkan bahan yang didapat ketika menempuh pendidikan Sarjana Terapan Keperawatan ialah sepadan antara teori dan praktika yakni masing-masing 50%. Dalam Sarjana Terapan Keperawatan setiap teori yang dipelajari wajib diterapkan dalam segala praktika. Teori dan praktika menerima takaran yang sebanding alasannya satu sama lain mesti saling berhubungan. Kaprikornus, kurang sempurna bila selama ini Sarjana Terapan dianggap cuma hebat dalam praktika. Nyatanya segala sesuatu yang di praktikan mesti punya dasar teori yang pastinya dipelajari secara mendalam.


Nah, oleh alasannya adalah itu di Poltekkes Kemenkes Semarang mahasiswa niscaya sering diterjunkan di lapangan mirip yang telah saya jelaskan tadi.


Mata kuliah favorit di Keperawatan Poltekkes Kemenkes Semarang ?


Dalam jurusan keperawatan di Poltekkes Kemenkes Semarang meliputi banyak mata kuliah keperawatan secara holistik. Misalnya mirip Kebutuhan Dasar Manusia, Keperawatan Pediatrik (Anak), Keperawatan Jiwa, Keperawatan Medikal Bedal, Psikologi dan masih banyak lagi. Kaprikornus jika kalian selama ini menerka keperawatan hanya mempelajari hal-hal berhubungan dengan perawatan fisik itu kurang sempurna. Dalam keperawatan tidak cuma menunjukkan perawatan fisik namun juga psikis. Eits pastinya juga berkolaborasi dengan profesi lain.


Keperawatan Poltekkes Kemenkes Semarang


Selama menempuh 4 semester ini, mata kuliah yang jadi favorit aku adalah Keperawatan Medikal Bedah. Hal yang mempesona dari Keperawatan Medikal Bedah ini yakni mengenali lebih dalam ihwal serba-serbi terkait organ dalam tubuh manusia. Seperti mempelajari struktur dan fungsi jantung, penyakit yang menyerang jantung, penanganannya baik melalui cara operasi maupun cara lain, perawatan pasca operasi, dan perawatan jantung semoga tetap sehat. Pada semester tertentu mahasiswa juga akan diterjunkan eksklusif di ruang operasi loh !


Pengalaman yang paling berkesan untuk aku dalam Praktik Kerja Lapangan Keperawatan Medikal Bedah yakni mendapat kesempatan menolong dokter dalam mekanisme biopsi sumsung tulang pasien leukimia (CML/Chronic Myelanoid Leukemia). Pokonya seru deh !


Apa aja sih Program Studi di Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Semarang?


Di jurusan kami keperawatan terbagi menjadi fokus 3 bidang studi adalah :



  • Diploma 3 :  Pada program studi ini mahasiswa dididik untuk lebih cekatan dan difokuskan pada bidang praktika keperawatan.

  •  Sarjana Terapan : Pada acara studi ini mahasiswa dididik untuk fokus pada dua hal, adalah teori dan praktika keperawatan yang pastinya saling berkaitan

  • Profesi Ners : Nah untuk yang ini di jurusan kami, bagi mahasiswa yang menempuh Program studi Sarjana Terapan wajib melanjutkan pendidikan Profesi Ners  yang mana mahasiswa dididik untuk menjadi lulusan dengan profesi keperawatan yang lebih dalam.


Tips untuk Maba (mahasiswa gres)


Jika kalian sudah terjun dalam jurusan keperawatan ini. Pasti deh, akan mendapat peran yang bejibun. Mulai dari menghafal anatomi tubuh insan hingga menciptakan laporan masalah dan observasi. Eitss hening saja, bantu-membantu belajar keperawatan itu tidak butuhdiambil sakit kepala apalagi dijadikan beban. Karena intinya ilmu-ilmu keperawatan tersebut mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari yang niscaya akan sangat bermanfaat buat kamu dan sekitar.


Prospek kerja setelah lulus dari Keperawatan Poltekkes Kemenkes Semarang


Prospek kerja lulusan keperawatan tentunya di bidang-bidang kesehatan, seperti rumah sakit, Puskesmas, Balai Pelayanan Masyarakat, perawatan Home Care maupun di perusahaan. Oh iya, kau juga bisa membuka praktik keperawatan berdikari loh. Yang tentunya menyanggupi syarat-syarat seperti telah lulus Profesi Ners dan menerima izin dari lembaga kesehatan terkait.


Harapan setelah lulus


Untuk aku Pribadi, keinginan setelah lulus Sarjana Terapan Keperawatan dan Profesi Ners yaitu melanjutkan pendidikan seorang ahli bedah. Agar bisa mendalami ilmu keperawatan medikal bedah lebih lanjut dan melakukan pekerjaan sesuai passion saya. Tak lepas dari itu aku ingin mengabdikan diri dengan melaksanakan pelayanan penduduk dengan ilmu-ilmu yang telah aku dapatkan.


Kode Konten: X118



Sumber we.com

Kamis, 28 Januari 2021

Ilmu Keperawatan Unpad (Rohman)

Mata Air Indonesia, Begitulah saya menyebut diriku untuk menggapai mimpiku. Mahasiswa bernama Rohman Hikmat Universitas Padjadjaran angkatan 2017. Saya akan membagikan pengalaman perkuliahan yang telah saya lalui selama enam semester di Fakultas Keperawatan. Semoga bisa menjadi faedah yang luar biasa untuk seluruh pembaca, mari kita sama-sama berguru untuk menjadi pembelajar yang andal. Saya juga ialah peserta 4 beasiswa ialah Beasiswa Bidikmisi, Beasiswa Etos, Beasiswa Bintang Mandiri, dan Beasiswa Cinta Kata.


Apa itu Keperawatan Unpad?


Apa yang pertama kali kau fikirkan tentang jurusan Keperawatan? mungkin beberapa terbersit asisten dokter, pembantu dokter, dan lain-lain. Sebagai kandidat perawat kita yakni mitra dari tenaga kesehatan lainnya untuk sama-sama memajukan drajat kesehatan penduduk . Sekali lagi, perawat bukanlah pembantu dokter, semua tenaga medis adalah setara sebab fokus kita ialah meraih derajat kesehatan pasien setinggi-tingginya.


BELAJAR APA SAJA DI KEPERAWATAN UNPAD?


Jurusan Keperawatan akan mempelajari banyak hal alasannya kita terbagi menjadi beberapa kemampuan/spesifikasi yakni keperawatan dasar, keperawatan anak, keperawatan medikal bedah, keperawatan kritis, keperawatan gawat darurat dan tragedi, keperawatan jiwa, dan keperawatan komunitas. Jurusan keperawatan akan melihat secara luas insan, dan harus menyadari bahwa manusia adalah makhluk yang unik. Hal tersebut menjadikan intervensi yang diberikan terhadap klien kita berlainan. Singkatnya, berguru di keperawatan akan dimulai dari Anatomi dan Fisiologi, kemudian lanjut ke duduk perkara dan diagnosis keperawatan, kemudian kita akan mempelajari intervensi yang mau diberikan terhadap klien. Tidak cuma wacana menyembuhkan klien, tetapi kita harus menyaksikan sisi psikologis dan keunikan klien pula. Sehingga saat menangani klien, kita dituntut untuk memperhatikan ketentraman, kecemasan, dan sisi psikologis klien untuk mencapai kesehatan yang maksimal.


Sebagai orang ekstrovert dan suka berkomunikasi dengan banyak orang, saya langsung sangat menggemari mata kuliah Keperawatan Jiwa dan Komunikasi Keperawatan. Dua mata kuliah tersebut berfokus pada ketentraman klien sebab lewat lingkungan yang nyaman kita akan membangun mental konkret untuk mencapai mutu perawatan yang optimal. Buat kau yang suka komunikasi, suka bergaul dengan orang lain, semangat kalau mesti berada di lingkungan yang banyak orang. Pasti senang mengikuti perkuliahan di Keperawatan Jiwa dan Komunikasi Keperawatan.


BAGAIMANA SISTEM PERKULIAHAN DI KEPERAWATAN?


Sistem perkuliahan di Keperawatan ada 3 yaitu lecture, tutor, praktikum. Lecture merupakan kelas besar di mana kita akan diskusi terkait dengan banyak bahan perihal keperawatan. Tutorial ialah kelas kecil sekitar 10-15 orang untuk membahas perkara atau membicarakan materi tertentu yang dibimbing oleh dosen tutor agar konsentrasi mengetahui setiap materi. Selanjutnya yaitu praktikum yang terbagi menjadi praktikum lapangan dan praktikum laboratorium. Praktikum ini kita akan terjun pribadi ke masyarakat, ke laboratorium, dan ke rumah sakit. Sehingga praktikum lapangan ini kita harus berhadapan eksklusif dengan klien secara langsung.


Spesifikasi Apa Saja di Keperawatan?


Sebelumnya saya telah singgung tadi di mata kuliah yang ada di Keperawatan. Karena kita berkonsentrasi pada manusia sejak dari dalam kandungan sampai meninggal. Maka banyak sekali  spesifikasi di Fakultas Keperawatan. Namun kita akan mempelajari seluruhnya, alasannya untuk S1 itu belum dispesifikasi pada kekhususan tertentu sehingga kita mesti menguasai semuanya. Jurusan Keperawatan juga ada mata kuliah yang menjadi prasyarat untuk menempuh mata kuliah selanjutnya. Sehingga kita mesti fokus di setiap mata perkuliahan alasannya setiap mata kuliah akan berkesinambungan. adapun spesifikasi di jurusan Keperawatan yakni :

1. Keperawatan Medikal Bedah, berfokus pada penangan dilema keperawatan di bidang organ dalam.


2. Keperawatan Kritis, berkonsentrasi pada persoalan keperawatan yang kritis.


3. Keperawatan Maternitas, berfokus pada persoalan keperawatan pada perjalanan ibu hamil.


4. Keperawatan Anak, berkonsentrasi pada bayi gres lahir dan perkembangannya selama belum dewasa.


5. Keperawatan Jiwa, berfokus pada keadaan persoalan keperawatan psikologis klien


6. Keperawatan Komunitas, berfokus pada problem keperawatan keluarga dan gerontik. Di sini kita terjun langsung kepada masyarakat.


7. Keperawatan Dasar, berkonsentrasi pada dasar-dasar ilmu keperawatan yang harus dikuasai.


8. Keperawatan Gawat Darurat dan Bencana, berfokus pada persoalan keperawatan yang gawat darurat dan kebencanaan yang terjadi.


TIPS DAN TRIK UNTUK MAHASISWA BARU DI JURUSAN KEPERAWATAN UNPAD?


Bicara wacana keperawatan, maka kita berbicara ihwal manusia dan segala permasalahannya. Oleh karena itu, kita harus memiliki sifat caring dan tenggang rasa terhadap setiap orang. Melalui kedua sifat tersebut, kita akan memahami manusia dan bisa bediskusi dengan dosen terkait dilema-persoalan yang terjadi pada insan sehingga memengaruhi keadaan kesehatan insan tersebut. Tips lainnya adalah kita mesti mempunyai atittude yang baik, karena perawat itu terjun langsung ke klien. sehingga kita harus menciptakan nyaman klien semoga mampu membentuk lingkungan yang kondusif dan tenteram. Pasien yaitu manusia yang harus dihormati dan dijaga privasinya, sehingga kemampuan memahami kita harus lebih tinggi dibanding profesi lain.


ORGANISASI DI JURUSAN ILMU KEPERAWATAN UNPAD?


Banyak sekali organisasi yang ada di Jurusan Keperawatan. Bagi kau yang suka terjun langsung ke mahasiswa, maka bisa masuk sebagai eksekutor di Badan Eksekutif Mahasiswa bila di SMA itu disebut OSIS. Untuk kau yang suka menjadi legislator bida masuk ke Badan Perwakilan Mahasiswa. Banyak juga pengembangan diri lain di Keperawatan mirip Paduan suara mahasiswa, Protokoler, Penolong Kebencanaan, Keagamaan, Angklung, Seni Tari, Keolahragaan, dan Fotografi. Makara untuk kau yang ingin masuk ke Keperawatan, jangan risau sebab berbagai pembelajaran yang bisa kau lalui di Keperawatan.


PROSPEK KERJA DI ILMU KEPERAWATAN UNPAD?


Sebagian besar anak Keperawatan melakukan pekerjaan selaku perawat di Rumah Sakit tertentu. Banyak pula yang bekerja selain perawat, ada yang menjadi tenaga kesehatan di BUMN, ada yang menjadi pebisnis, dan banyak lainnya. Karena kuliah di keperawatan, akan banyak skill yang didapatkan sehingga buat kamu yang memiliki passion lain mampu dikembangkan lewat perkuliahan di Keperawatan.


RENCANA DAN HARAPAN SETELAH LULUS?


Aku ialah orang yang memiliki passion yang lain selain di bidang keperawatan. sehabis lulus S1, aku akan melanjutkan ke profesi ners. Harapannya bisa langsung melanjutkan pendidikan ke S2 alasannya jujur saya bercita-cita menjadi dosen. Aku ingin melanjutkan S2 di Monash University jika berkesempatan untuk berkuliah di mancanegara, bila mesti S2 di dalam negeri maka aku melanjutkan di Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, dan Universitas Padjadjaran. Selain itu, saya pun ingin menyebarkan komunitasku yang berfokus pada literasi ialah @startnow.idn.


Kode Konten: X163




Sumber we.com

Sabtu, 24 Oktober 2020

Keperawatan Unair (Amin)

Halo intipers. Perkenalkan saya Muchammad Nurul Amin, mahasiswa jurusan Keperawatan Unair angkatan 2018. Disini aku membagikan pengalaman kuliah aku sesudah 4 semester di Jurusan Keperawatan. Yuk disimak pengalaman aku.


Bagi teman-sobat yang akan bertanya atau diskusi, mampu komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu postingan ini sebelum mengajukan pertanyaan.


APA ITU KEPERAWATAN UNAIR?


Keperawatan yakni suatu program study yang didalamnya diajarkan cara menawarkan perawatan kesehatan yang berkonsentrasi pada individu, keluarga dan masyarakat sehingga dapat memulihkan kesehatan secara optimal, sehingga diperlukan dapat mencetak perawat profesional untuk menjadi garda terdepan kesehatan Indonesia.


BERAPA LAMA MASA PENDIDIKAN KEPERAWATAN UNAIR?


Untuk jenjang Diploma menghabiskan waktu selama 3 tahun atau 6 semester dan mendapatkan gelar ahli madya Keperawatan (Amd.Kep) sedangkan untuk jenjang Strata 1 menghabiskan waktu selama 4 tahun atau 8 semester dan mendapatkan gelar (S.Kep) kemudian dilanjutkan lagi dengan program profesi keperawatan selama 2 semester dengan gelar Nurse (Ns). Ada lagi tahap seorang ahli, Magister dan Doktor Keperawatan


KEPERAWATAN ADALAH JURUSAN UNTUK PEREMPUAN, BENAR APA TIDAK?


Ini yang sering ditanyakan para calon mahasiswa, terutama Laki-laki yang memang passion nya ada di kesehatan. Memang jurusan keperawatan itu lebih dominan perempuan, tetapi tak sedikit juga laki-laki yang masuk di jurusan keperawatan . Tidak ada ruginya kalau laki-laki masuk di jurusan keperawatan, sebab pada ketika lulus akan banyak rumah sakit merekrut laki-laki alasannya adalah kurangnya tenaga yang berpengalaman dan profesional


APA SAJA MATER YANG DIPELAJARI DI KEPERAWATAN UNAIR DAN BAGAIMANA SISTEM PEMBELAJARANNYA?


Di Keperawatan ada banyak hal yang dipelajari didalamnya, yang utama yakni tentang anatomi manusia. bukan hanya itu saja, di keperawatan juga diajari ihwal bagaimana melaksanakan komunikasi yang bagus terhadap pasien atau keluarga, kemudian juga diajarkan perihal psikogi juga dan masih banyak lagi yang dipelajari di jurusan keperawatan yang pastinya sangan menarik untuk dipelajari.


Untuk sistem pembelajaran di jurusan keperawatan, saya bagi menjadi 3 bagian. Yang pertama adalah pembelajaran teori yang dilakukan di kelas, berikutnya ada praktikum di laboratorium keperawatan. Untuk apa sih praktikum? Tujuannya ialah agar kita mampu mengenali keadaan yang bantu-membantu terjadi dan melaksanakan pengaplikasian sesuai dengan teori yang sudah diajarkan, apakah sesuai atau ada yang harus dikerjakan adaptasi. Mengingat objek kita yaitu insan, yang notabene yaitu unik, sebab satu orang dengan yang lainnya sungguh berlainan. Baik dari sisi fisik atau psikologisnya. Bagian terakhir dan inilah yang paling ditunggu oleh mahasiswa keperawatan, yakni praktek kerja. Baik di rumah sakit, puskesmas, atau daerah kesehatan yang lainnya. Karena pada bab inilh mahasiswa mampu mempraktekkan secara langsung apa yang didapat ketika pembelajaran dikelas serta mampu pribadi berinteraksi dengan pasien pasien yang ada.


APA YANG MENJADI PENILAIAN DIRI SENDIRI SEHINGGA MERASA YAKIN SESEORANG PANTAS DI JURUSAN KEPERAWATAN?


Sebenarnya tidak ada penilaian khusus bahwa seseorang patut atau tidaknya masuk di jurusan keperawatan, cuma saja kita mesti mempersiapkan diri untuk menjadi seorang perawat yang profesional, diantaranya ialah :



  1. Dapat menyeimbangkan antara tenggang rasa dan wawasan


Menjadi seorang kandidat perawat mempunyai arti sepenuhnya kita mendedikasikan diri dan keahlian untuk merawat dan mendampingi orang yang sakit, disamping juga dibekali dengan ilmu pengetahuan yang baik. Karena keduanya sungguh penting semoga mampu mengatasi pasien hingga pulih



  1. Belajar komunikasi dengan baik


Ini sangat penting bagi seorang calon perawat,sebab dibalik komunikasi yang baik akan meningkatkan interaksi yang cukup berkualitas sehingga mampu mengenali dilema dai masing masih pasien, sehingga mampu mempercepat pasien untuk pilih kembai.



  1. Mengutamakan kebersihan diri


Bagi yang masih malas malasan untuk mempertahankan kebersihan diri, sebaiknya dilatih mulai sekarang dalam menjaga kebersihan diri sendiri. Kondisi ini sangat penting sekali, alasannya yang akan kita tangani ialah pasien dengan kondisi aneka macam macam penyakit yang diderita sehingga mempertahankan kebersihan diri sangatlah penting.


Kegiatan praktikum di rumah sakit


TIPS UNTUK MAHASISWA BARU


Nah bagi kalian yang telah menggeluti di jurusan keperawatan, ada banyak hal nih yang mesti dikerjakan ketika kalian menjadi mahasiswa keperawatan agar mampu mengikuti keadaan dan menunjang kegiatan kalian selama di jurusan keperawatan.



  1. Jalin kekerabatan komunikasi antar sobat dan abang tingkat


Hal ini sangatlah penting bagi kalian, alasannya akan menerima gosip ihwal hal-hal yang belum diketahui dari dunia keperawatan, baik dari sobat atau abang tingkat kalian, sehingga mampu diajak diskusi untuk memperbesar wawasan ihwal materi-materi keperawatan



  1. Seringlah berdiskusi dan mencar ilmu kelompok


Melanjutkan point yang pertama, kalau kita sering berdiskusi dan belajar kalangan, maka semakin luas wawasan kalian perihal bahan-bahan yang ada di dunia keperawatan dan saling bertukar gosip tentang hal-hal yang belum dikenali. Bisa juga berkelompok untuk melakukan praktek sendiri diluar jam mata kuliah sehingga dapat mengasah kemapuan kalian yang sudah ditemukan sebelumnya



  1. Jangan aib bertanya kalau belum faham


Ini yang sering tejadi didalam proses pembelajar, bila kalian menjadi mahasiswa keperawatan. Ini semestinya jangan menjadi kebiasaan dan harus disingkirkan. Karena objek kita yakni insan, dan kalau ada pemahaman yang tidak sesuai, maka akan terjadi kesalahan yang fatal. Baik ke pasien atau diri kita sendiri.


PROSPEK KERJA


Prospek kerja jurusan keperawatan lebih banyak menjadi seorang perawat, baik di rumah sakit atau klinik. Bisa juga menjadi seorang tenaga pendidik, teller bank, dan masih banyak yg lainnya.


RENCANA DAN HARAPAN SETELAH LULUS


Setelah lulus, saya berharap bisa melanjutkan pendidikan S2 keperawtan dan mengambil spesial Keperawatan jiwa. Lalu dapat melakukan pekerjaan di Rumah Sakit milik pemerintah atau menjadi dosen.


Kode konten: X293



Sumber we.com

Sabtu, 17 Oktober 2020

Ilmu Keperawatan Universitas Jember (Fairuza)

Halo, Intipers! Perkenalkan saya Fairuza Fajar Yumna, mahasiswa jurusan Ilmu Keperawatan Universitas Jember, angkatan 2018. Saya akan mengembangkan kisah selama 4 semester belajar di sini. Untuk lebih lengkapnya kalian mampu scroll ke bawah ya!


Bagi sobat-sahabat yang hendak mengajukan pertanyaan atau diskusi, bisa komen di bawah postingan ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dahulu artikel ini sebelum bertanya.


Yuk kenalan sama jurusan Ilmu Keperawatan!


Orang awam sering mengenal perawat sebagai pembantu dokter. Apakah benar mirip itu? Sebetulnya, langkah-langkah ini disebut dengan kerja sama, antara perawat dan dokter, jadi dalam fasilitas kesehatan baik puskesmas, klinik, maupun rumah sakit tenaga medis adalah dokter dan tenaga kesehatan, salah satunya perawat berkerja secara tim. Mereka mempunyai tugas masing-masing dan berafiliasi untuk meraih kesembuhan klien atau pasien.


Perawat memiliki peran berdikari pastinya, kalau dokter menyaksikan dari sisi patofisiologi atau proses penyakit itu terjadi, perawat melihat dari sisi masalah dalam keperawatan, misalnya pasien menderita diare, dokter akan mencari tahu penyebab dan menawarkan obat, sementara perawat akan melihat secara holistik atau menyeluruh, apa yang terjadi saat seorang pasien mengalami diare? Lemas dan kehilangan cairan tubuh , maka yang kami lakukan adalah menawarkan penyusunan rencana atau disebut dengan intervensi berupa bantuan nutrisi dan cairan pengganti, kami juga menunjukkan edukasi, baik pencegahan maupun cara yang mampu dilaksanakan pasien jika menghadapi urusan yang sama.


Pada jurusan Ilmu Keperawatan kami belajar tentang adat dan pelayanan prima, seperti senyum, sapa, salam, sopan, dan santun atau disingkat dengan 5S. Hal-hal yang bersifat sederhana ini mampu memperlihatkan dampak faktual bagi proses penyembuhan klien atau pasien. Oleh sebab itu, kami selaku mahasiswa keperawatan menerapkannya pada lingkungan kampus, baik kepada dosen, staff, abang tingkat, maupun sobat sebaya. Kami juga dibiasakan untuk tampil bersih dan rapi, maka jangan heran jika mahasiswa keperawatan itu good looking.


Jurusan Ilmu Keperawatan sendiri ditempuh dalam kala waktu 3,5-4 tahun dengan gelar S.Kep. (Sarjana Keperawatan), kemudian melanjutkan Pendidikan Profesi Ners selama satu tahun yang bersifat opsional dengan gelar Ns. (Ners), jadi jika nanti aku akhir pendidikan, nama dan gelar saya menjadi Ns. Fairuza Fajar Yumna, S.Kep.


Apa aja sih yang dipelajari dalam Ilmu Keperawatan?


Pada semester pertama, kalian akan menjumpai beberapa mata kuliah dasar mirip Anatomi dan Fisiologi, Mikrobiologi, Biomedik, Konsep Dasar Keperawatan, Psikososial dan Budaya dalam Keperawatan, serta Falsafah dan Teori dalam Keperawatan, hal-hal yang masih bersifat dasar sebagai pondasi untuk mata kuliah semester berikutnya. Semester 2, kami mulai melakukan praktikum dan mencar ilmu tentang keperawatan lebih dalam seperti Pengkajian Fisik, Kebutuhan Dasar Manusia, dan Dokumentasi Keperawatan. Pada semester ini pula kami belajar Farmakologi dan Patologi.


Kami juga mulai melakukan ujian praktikum yang disebut dengan OSCE (Objective Structured Clinical Examination). OSCE menjadi challenge tersendiri bagi mahasiswa keperawatan. Pada cobaan ini kami masuk dalam ruangan yang sudah diatur seperti kamar pasien di rumah sakit. Ada penguji dan pasien, kami diberikan waktu 1 menit untuk membaca dan mencerna kasus sebelum masuk ruangan. Dalam ruangan kami memiliki waktu bersih 7-8 menit untuk melakukan langkah-langkah, dan waktu 1 menit untuk moving ke ruang berikutnya. Makara total waktu adalah 10 menit. Kami mesti melaksanakan dengan segera dan sempurna. Kalau saya sih lazimnya telah mencar ilmu dari jauh hari dan senantiasa menjajal dikala jam praktikum di laboratorium sehingga ketika ujian OSCE tidak akan kaku.


Setelah itu, pada semester 3 kami mulai mencar ilmu mengenai Statistika, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Sistem Informasi dan Teknologi dalam Keperawatan, Dasar Keperawatan Medikal Bedah, Komunikasi dalam Keperawatan, Keselamatan Pasien dan Keselamatan Kesehatan Kerja. Kami juga belajar bahasa ajaib pemanis selain Bahasa Inggris, diberikan dua pilihan ialah Arab atau Jepang. Mengingat banyak perawat Indonesia yang menjadi Tenaga Kerja Asing pada kedua negara tersebut. Kemudian, pada semester 4 kami mulai mencar ilmu lebih mendalam lagi seperti Keperawatan Maternitas, Kesehatan Jiwa, Bedah. Kami juga belajar perihal Kewirausahaan di semester ini.


Mata kuliah yang berkesan


Mata kuliah yang menawan dan berkesan bagi aku adalah Komunikasi dalam Keperawatan dan Keperawatan Kesehatan Jiwa. Berkat mata kuliah Komunikasi dalam Keperawatan aku yang awalnya malu jika mengatakan di depan atau pada orang yang belum aku kenal, kini aku lebih percaya diri. Selain sebab teknik yang diajarkan, juga karena kebiasaan praktikum yang kami lakukan. Kalau Keperawatan Kesehatan Jiwa sebab saya memang memiliki ketertarikan di bidang psikologi. Pada mata kuliah ini saya mencar ilmu untuk mengetahui insan lebih dalam lagi, dan di sini saya juga belajar bahwa sehat tidak hanya dalam bentuk fisik namun juga jiwa. Llewat mata kuliah ini aku berguru untuk lebih menyayangi dan menghargai diri sendiri.


Sedikit dongeng tentang Keperawatan Kesehatan Jiwa, pada mata kuliah ini kami semestinya melaksanakan Praktik Berbasis Lapangan atau disingkat dengan PBL gambarannya seperti KKN. Kami akan menggeluti ke lapangan, melakukan deteksi dini dan implementasi keperawatan. Namun alasannya kuliah ini saya jalani ketika pandemi COVID-19, hal tersebut dibatalkan dan diganti dengan praktik pada keluarga sendiri.


Pada semester 5 kami akan menempuh mata kuliah Keperawatan Medikal, Anak, Komunitas, dan Keluarga. Pada liburan semester 5 ke 6, kami akan melaksanakan Aplikasi Klinis Keperawatan di Rumah Sakit yang berafiliasi dengan institusi, di sini kami akan bertemu dengan pasien secara pribadi.


Konsentrasi di Ilmu Keperawatan Universitas Jember?


Pada jurusan kami, tidak ada fokus, jadi seluruhnya kami pelajari. Kami dibagi atas beberapa Departemen adalah Keperawatan Dasar dan Dasar Keperawatan, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Komunitas dan Keluarga, serta Keperawatan Maternitas dan Anak. Namun, pada dikala tugas simpulan kami dapat menentukan bidang mana yang hendak kami kupas. Selepas kuliah Magister Keperawatan, kami dapat mengambil Spesialis Keperawatan yang ditempuh selama 1 tahun, sementara ini Pendidikan Spesialis Keperawatan di Indonesia antara lain Medikal Bedah, Jiwa, Komunitas, Maternitas, dan Anak.


Kegiatan Penyuluhan pada salah satu Yayasan Panti Asuhan di Kabupaten Jember


Tips-kiat untuk Mahasiswa Baru Ilmu Keperawatan Universitas Jember


Untuk mahasiswa gres, kalian mesti siap baik fisik maupun mental. Akan banyak hal yang dipelajari di jurusan ini, jangan dianggap remeh. Biasanya mahasiswa baru yang ada di jurusan Ilmu Keperawatan ini tidak meletakkan Ilmu Keperawatan selaku prioritas utama. Jadi bagi yang merasa tidak cocok tetapi nggak mau mencoba lagi, bersiaplah kalian untuk mengikuti keadaan. Mulai pertemanan, ikut organisasi baik internal maupun eksternal, dan kepanitiaan. Dijamin kuliahmu makin seru dan asik. Kalian juga bisa ikutan Unit Kegiatan Mahasiswa sesuai yang kalian suka. Jangan jadi mahasiswa kupu-kupu alias kuliah pulang-kuliah pulang. Mending jadi mahasiswa kura-kura alias kuliah rapat-kuliah rapat. Saya sendiri dahulu dikala jadi mahasiswa baru juga banyak galaunya kok, tapi saya memilih untuk menuangkannya melalui karya, yaitu menuliskannya pada salah satu media penulisan online.


Bagaimana harapan kerja dan alumni umumnya melakukan pekerjaan dimana?


Untuk ilmu keperawatan sendiri, banyak dari alumni yang menentukan bekerja sebagai praktisi di fasilitas pelayanan kesehatan negeri maupun swasta. Ada yang telah menjadi Pegawai Negeri Sipil maupun membuka praktik keperawatan mandiri. Selain itu ada pula yang melakukan pekerjaan pada institusi asuransi kesehatan, ada juga yang melanjutkan S2 baik di dalam maupun luar negeri. Beberapa dari mereka menjadi dosen dan peneliti, di kampus aku beberapa dosen yaitu alumni jurusan Ilmu Keperawatan Universitas Jember, jadi bisa dikatakan aku kuliah dengan abang tingkat aku sendiri, asiknya mereka sering mengembangkan pengalaman, dan menjadi role versi bagi para mahasiswanya “Kalau Nersnya mampu, saya juga mampu.”


Apakah rencana dan impian ke depan setelah lulus?


Setelah menuntaskan Pendidikan Sarjana Keperawatan, aku akan melanjutkan Pendidikan Profesi Ners. Setelah itu aku mempunyai rencana untuk kuliah S2 dan mengambil Spesialis Keperawatan. Selepas pendidikan, aku juga ingin meneruskan karier kepenulisan, mendirikan praktik mandiri keperawatan, memiliki sebuah proyek sosial untuk para sahabat disabilitas berbentukpendirian Perpustakaan Braille dan pemberdayaan lewat UMKM.


Terima kasih untuk sobat-sobat yang telah membaca, mungkin belum semua dapat tercantumkan. Tetap semangat untuk saya, kalian, dan kita semua. Matur nuwun.


Kode konten: X311



Sumber we.com

Kamis, 08 Oktober 2020

Keperawatan Poltekkes Kemenkes Jakarta Iii (Syafira)

Halo semua! Perkenalkan aku Syafira Berliana Yustika, mahasiswa jurusan Keperawatan acara studi D3 Keperawatan Poltekkes Kemenkes Jakarta III angkatan 2017. Pada kesempatan ini saya ingin membagikan pengalaman saya selama 3 tahun berkuliah di jurusan Keperawatan. Penasaran kaaaan? Simak kisah aku yaa mitra-kawan. Bagi sobat-teman yang mau bertanya atau diskusi, mampu komen di bawah postingan ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dahulu artikel ini sebelum bertanya. Kalian juga bisa nonton versi videonya melalui link berikut. Klik Disini


Apa yang dipelajari di jurusan Keperawatan Poltekkes Jakarta III?


Jurusan Keperawatan mungkin masih terlihat membingungkan ya di mata kalian? Apakah perawat itu sama dengan sebutan suster yang biasa kita lihat di rumah sakit? Nah, disini aku jelaskan ya, jurusan keperawatan yaitu jurusan yang menciptakan profesi perawat, atau yang umum kalian kenal dengan sebutan “suster”. Jika ada pasien yang dirawat di rumah sakit, maka perawat lah yang paling banyak berinteraksi langsung untuk memberikan pelayanan kesehatan dengan menyanggupi setiap keperluan dasar pasien selama dirawat di rumah sakit. Banyak yang bilang bahwa suster/perawat melakukan pekerjaan selaku tangan kanan dokter ataupun pembantu dokter. Nah disini aku ingin menawarkan pandangan, bahwa perawat yakni sebuah profesi, yang memiliki ilmu tersendiri untuk melaksanakan pekerjaannya. Kaprikornus berdasarkan saya, dokter dan perawat serta semua tenaga kesehatan merupakan satu kesatuan untuk dapat menunjukkan pelayanan kesehatan secara optimal sesuai dengan tugasnya masing-masing.


Sesuai dengan namanya, jurusan Keperawatan mempelajari wacana bagaimana cara “merawat” insan. Di jurusan ini, aku mempelajari bagaimana caranya merawat manusia dengan menyanggupi kebutuhan dasarnya, utamanya pada orang yang sakit semoga dapat mendukung percepatan perbaikan kesehatannya. Saya juga mempelajari beragam bidang termasuk anatomi dan fisiologi tubuh insan, disamping itu aku juga mempelajari berbagai layanan keperawatan dalam banyak sekali konsentrasi bidang, seperti keperawatan pada anak, keperawatan pada lansia, keperawatan pada ibu melahirkan, keperawatan pada keluarga, dan keperawatan untuk kesehatan mental. Pada praktek yang saya sudah jalani selaku mahasiswa perawat di Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta III, jurusan Keperawatan merupakan suatu jurusan yang pada pelaksanaannya lebih mengedepankan untuk mampu menyeimbangkan antara rasa empati dan wawasan dalam diri kita untuk “memanusiakan insan”.


FAQ


Lalu, banyak juga yang menanyakan apa perbedaan antara perawat dan bidan? Menurut pengetahuan saya, mata kuliah yang dipelajari Keperawatan dengan Kebidanan mempunyai persamaan, yakni mempelajari teori tentang keperluan dasar manusia. Dalam hal ini, perawat dan bidan mempunyai bidang yang nyaris sama dalam menawarkan pelayanan kesehatan. Namun bidan lebih berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan bayi, seperti langkah-langkah persalinan, investigasi kehamilan, dan lainnya. Sedangkan perawat menawarkan layanan keperawatan pada lebih banyak patokan pasien, mulai dari bayi hingga lansia, wanita hingga laki-laki. Apakah perawat harus pria? Jawabannya tidak. Mungkin dimata kalian seorang perawat lebih identik dengan perempuan. Namun nyatanya banyak sekali perawat di aneka macam rumah sakit dan pelayanan kesehatan lain yang berjenis kelamin pria.


Konsentrasi mata kuliah yang ada di D3 Keperawatan Poltekkes Jakarta III?


Mata kuliah yang khusus dipelajari dalam keperawatan diantaranya yaitu Ilmu Biomedik dasar (anatomi dan fisiologi manusia), Patofisiologi (proses perjalanan penyakit), Kebutuhan Dasar Manusia, Etika Keperawatan, serta Komunikasi Keperawatan. Ada juga beberapa fokus bidang keperawatan berbentukteori dan praktikum yang harus dipelajari dan telah saya jalani, adalah :



  1. Medikal Bedah : berfokus pada keperluan pasien akil balig cukup akal yang mengalami pergantian fisiologi dengan atau tanpa kendala struktur.

  2. Keperawatan Anak : berkonsentrasi pada keperluan pasien anak sesuai dengan tahap berkembang kembangnya.

  3. Maternitas : berfokus pada wanita abad usia subur yang berhubungan sistem reproduksi, ibu hamil, ibu melahirkan, ibu nifas, serta pada bayi gres lahir.

  4. Keperawatan Komunitas : berkonsentrasi pada komunitas dalam ruang lingkup penduduk yang lebih menekankan pada kenaikan kesehatan, pencegahan penyakit, dan pemeliharaan kesehatan.

  5. Gerontik : berkonsentrasi pada keperluan dasar pasien lanjut usia

  6. Keperawatan Jiwa : berfokus pada pasien dengan gangguan kesehatan mental

  7. Gawat Darurat : berfokus pada pasien gawat darurat

  8. Keperawatan Kelompok khusus : berfokus pada kalangan yang memiliki sebuah masalah kesehatan

  9. Neurosains : berfokus pada pasien yang memiliki persoalan pada tata cara persarafan


Apa yang menawan saat Kuliah di Jurusan Keperawatan Poltekkes Jakarta III?


Banyak sekali! Saya sungguh takjub dengan dunia keperawatan. Banyak hal-hal mempesona yang belum pernah saya dapatkan sebelumnya, terutama ketika praktik/magang di Rumah sakit ataupun lingkungan penduduk . Selama praktik, saya mencar ilmu caranya memasang infus, menawarkan obat melalui jalur suntik, merawat luka operasi, memberikan kuliner melalui selang masakan, dan lain-yang lain. Berbagai macam kondisi pasien yang pastinya akan makin memperdalam ilmu kita untuk menjadi perawat yang profesional. Selama berkuliah, aku sudah pernah praktik di Rumah Sakit, Panti Werdha, Puskesmas, serta berbaur dalam lingkungan penduduk yang pastinya aku mencar ilmu dalam menghadapi berbagai macam huruf insan.


Hal paling mengesankan untuk aku yaitu ketika praktik di salah satu rumah sakit jiwa, sungguh pengalaman yang sungguh mengesankan dalam hidup aku. Mungkin kalian pernah atau bahkan masih takut akan adanya Orang Dengan Gangguan Jiwa, namun percayalah, hal itu juga saya rasakan saat pertama kali menginjakan kaki untuk praktik keperawatan disana. Namun sesudah aku jalani, its amazing! Saya banyak mencar ilmu caranya menatap setiap manusia dalam keadaan apapun. Jujur, pengalaman tersebut sangat menjamah sekali untuk saya.


Kegiatan penyuluhan protokol kesehatan pada anak usia sekolah dalam menghadapi new normal di lingkungan sekolah


Tips untuk mahasiswa gres di Jurusan keperawatan!


Selamat tiba di dunia keperawatan ya! Kalian wajib untuk gembira karena bisa menjadi bagian dari generasi para perawat di Indonesia selaku suatu profesi yang mulia. Ada beberapa kiat yang mau aku bagikan untuk kalian yang baru masuk di jurusan Keperawatan, check this out!



  1. Selalu berfikir aktual. Buat Kalian yang masih ragu dan punya ajaran jelek wacana akan bagaimana kedepannya ada di jurusan ini, mending buang jauh-jauh ya fikiran kaya gitu. Mending dibawa happy. Enjoy aja pokoknya!

  2. Kuat mental. Kuliah di jurusan ini, akan menguji mental kau untuk berhadapan dengan orang-orang baru yang berlawanan karakternya, kamu mesti bisa menempatkan diri dan bersikap dengan baik. Contohnya ketika nanti kau praktik di rumah sakit akan menghadapi pasien dan keluarganya, tentu pasien dan keluarga yang kamu temui akan berlainan-beda karakternya, ada yang dengan mudah menerimamu dengan baik, tetapi ada juga yang sulit untuk diajak kooperatif dikala kau akan menunjukkan perawatan.

  3. Sabar. Kesabaran ialah salah satu abjad yang harus dimiliki oleh seorang perawat.

  4. Cerdas membagi waktu. Menurut pengalaman saya, kuliah di jurusan Keperawatan banyak tugasnya loh. Tapi damai, bila kamu membiasakan diri untuk tidak menunda waktu belajar dan melaksanakan peran niscaya tidak akan terasa berat, dan pastinya waktu untuk istirahat pun akan lebih terstruktur.

  5. Aktif dan Produktif mengikuti acara di kampus. Selama kuliah, kau juga mesti bisa berbagi diri dengan aktif ikut organisasi ataupun ikut aktivitas, misalnya Badan Eksekutif Mahasiswa, Himpunan Jurusan, Komunitas Olahraga, acara relawan, dan lain sebagainya, pilih aktivitas yang sesuai dengan kamu banget. Dengan begitu, kurun kuliah kau akan lebih produktif dan tentunya tidak menjemukan untuk dijalani.

  6. Jaga kesehatan sebaik mungkin. Kuliah di jurusan Keperawatan ini akan cukup menguras tenaga untuk berguru, apalagi ditambah dengan acara yang kau ikuti. Kamu harus mampu mempertahankan kesehatan dengan istirahat yang cukup dan mengonsumsi makanan yang bergizi.


Prospek kerja dan Alumni apakah cuma bisa melakukan pekerjaan di rumah sakit?


Jawabannya tidak cuma di rumah sakit saja. Sepengetahuan saya, alumni jurusan Keperawatan Poltekkes Jakarta III tersebar di beberapa rumah sakit mirip RS Ciptomangunkusumo, RSUD di berbagai kawasan, berbagai RS swasta lainnya, Puskesmas, Klinik, Palang Merah Indonesia cabang daerah, serta Ambulan Gawat Darurat Prov. DKI Jakarta.


Kode konten: X327



Sumber we.com

Kamis, 01 Oktober 2020

Keperawatan Stikes Cahaya Bangsa (Siska)

Holaa Intipers! Gimana nih kabarnya? Semoga senantiasa sehat dan selalu dalam lindungan Tuhan yaa! Tak kenal maka tak sayang. So, kenalin saya Siska Lestia kalian boleh panggil Siska atau Lestia atau apa saja senyaman kalian, dipanggil sayang juga boleh hehehe. Saya Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cahaya Bangsa Banjarmasin jurusan Keperawatan. Saya sekarang di semester 4, angkatan 2018. Untuk kalian yang ingin mengenal lebih dalam tentang jurusan Keperawatan, yuk simak artikelnya! 


Bagi teman-sahabat yang hendak mengajukan pertanyaan atau diskusi, bisa komen di bawah postingan ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dahulu postingan ini sebelum bertanya.


Keperawatan?


Ayo, apa nih yang teman-sahabat pertimbangkan saat mendengar jurusan ini? Perawat itu yang kerjaannya masang infus sama nyuntik-nyuntik? Asisten dokter? Seragamnya putih-putih? 


Menurut Undang-undang Nomor 38 tahun 2014, definisi keperawatan adalah acara perlindungan asuhan terhadap individu, keluarga, golongan, atau masyarakat, baik dalam keadaan sakit maupun sehat. Perawat membuatkan planning asuhan keperawatan, bekerja sama dengan dokter, terapis, pasien, keluarga pasien serta tim yang lain untuk fokus pada perawatan penyakit dan mengembangkan kualitas hidup.


Jadi teman-sahabat, perawat itu adalah suatu profesi. Tugasnya adalah menunjukkan asuhan keperawatan kepada pasiennya. Perawat juga punya diagnosa keperawatan lho dalam menunjukkan perawatan kepada pasiennya. Ada lingkup kerja sendiri yang berlawanan dengan paramedis. Perawat, dokter dan tenaga kesehatan yang lain melakukan pekerjaan sama dalam mengembangkan derajat kesehatan pasiennya dalam wewenang profesi masing-masing. 


Bagi kalian yang ingin menerima informasi jurusan dan masuk perguruan tinggi tinggi follow Instagram @intipkuliah. Akan ada live lebih dari 60 jurusan per bulan. Klik Disini


Apa Bedanya dengan Kedokteran dan Kebidanan?


Kedokteran ialah sebuah ilmu dan seni yang mempelajari perihal penyakit dan cara-cara penyembuhannya.


Kebidanan adalah satu bidang ilmu yang mempelajari keilmuan dan seni yang menyiapkan kehamilan, menolong persalinan, nifas dan menyusui, kala interval dan pengaturan kesuburan, klimakterium dan menopause, bayi baru lahir dan balita, fungsi–fungsi reproduksi insan serta memperlihatkan pinjaman atau tunjangan pada wanita, keluarga dan komunitasnya.


Dari definisinya saja telah beda ya teman-teman. Kalau lagi praktek di Rumah Sakit, perbedaan peran pokok dan fungsinya akan tampaklebih terperinci sobat-teman. Sebagai teladan dalam instalasi bedah, Dokter yakni eksekutor yang menentukan diagnosa penyakit, dan tindakan pembedahan apa yang mau dilaksanakan pada pasien. Sedangkan Perawat menjamin kelangsungan pembedahan, serta mempersiapkan dari A hingga Z instrumen/peralatan pembedahan. Serta memberikan asuhan keperawatan secara menyeluruh kepada pasien mulai dari masuk kamar operasi sampai pasien keluar dari kamar operasi (total care). Jika dengan profesi Bidan, Bidan menunjukkan asuhan kebidanan, mirip antenatal care sampai membantu persalinan. Sedangkan Perawat, bagaimana cara perawatan si ibu pasca melahirkan.


Mata Kuliah di Keperawatan STIKes Cahaya Bangsa?


Di kampus saya, kami memakai tata cara satuan kredit semester (SKS). Makara, pada semester satu ada mata kuliah keperawatan dasar 1, nanti di semester dua akan ada mata kuliah keperawatan dasar 2. 


Untuk mata kuliahnya, ada Ilmu Keperawatan Dasar, Keperawatan Dasar, Konsep Keperawatan Dasar, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Gawat Darurat dan masih banyak lagi lainnya. Karena kami adalah Mahasiswa S1, jadi lebih difokuskan ke teori. Untuk praktek di Rumah Sakit, diketahui dengan nama Pengenalan Praktek Klinik Keperawatan (P2K2). P2K2 ini sampai tahap 4 di semester 8, P2K2 1 dimulai di semester 4. Kaprikornus sesudah Ujian Akhir Semester 4, kami akan pembekalan untuk P2K2 ini, kemudian praktek klinik di Rumah Sakit, kurang lebih selama 2 Minggu sahabat-sobat.


Keperawatan ada Spesialisasi?


Di Keperawatan juga ada spesialisasinya lho teman-teman. Ada perawat spesialis Maternitas, seorang ahli Anak, seorang ahli Medikal Bedah, seorang ahli Jiwa, dan seorang ahli Komunitas. Kaprikornus bagi teman-sahabat yang akan konsentrasi di satu bidang keperawatan yang sobat-teman sukai, sahabat-sobat bisa ambil spesialisnya. 


Tips-tips untuk Maba di Keperawatan STIKes Cahaya Bangsa!


Mata kuliah keperawatan itu sungguh berkaitan dekat dengan manusia itu sendiri. Karakter insan yang unik, menjadi tantangan bagi para calon perawat untuk memperlihatkan asuhan keperawatan secara holistik terhadap pasien. Bukan cuma perawatan sakit fisiknya, namun juga secara biologis pasien. Perilaku caring dan komunikasi terapeutik sungguh dibutuhkan bagi kandidat perawat. Kita akan menghadapi masalah-perkara yang berlainan tentunya dengan huruf pasien yang bermacam-macam pula. Kita harus melatih komunikasi yang bagus (terapeutik) dengan pasien, terlebih dikala praktek di Rumah Sakit, pasien kita tidak cuma orang-orang yang satu bahasa dengan kita, satu budaya dengan kita. Disinilah kita wajib menanamkan komunitas terapeutik tersebut. 


Ikut Organisasi Supaya Tidak cuma Jago Akademik!


Di Keperawatan SCB, ada beberapa organisasi yang mampu sobat-sahabat ikuti. Seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Himpunan Mahasiswa Jurusan Keperawatan (HMJ Kep), Nursing Emergency Team (NET), dll. Ikut Organisasi itu sungguh berguna banget, selain memperbesar pengalaman dan hubungan, kita juga bisa mengembangkan skill kita. Ikut kepanitiaan, ikut lomba-kontes. Kita bisa mengasah kesanggupan kita dari organisasi yang kita ikuti. Pengalaman baru, pergi ke kawasan gres, bertemu orang gres dan pastinya juga sambil berprestasi. Ikut organisasi tidak senantiasa bikin kita lalai dengan keharusan akademik kok, yang penting sobat-sobat mampu memanajemen waktunya dan menentukan prioritas yang hendak dilakukan. 


Salah satu aktivitas UKM nama UKM-nya yakni Nursing Emergency Team. Organisasi mahasiswa keperawatan yang mempunyai spesifikasi khusus dalam bidang kegawatdaruratan.


Lihat vlog dari ribuan mahasiswa di seluruh Indonesia di Youtube Intip Kuliah. Klik Disini


Prospek Kerja Lulusan Keperawatan STIKes Cahaya Bangsa?


Saat kita telah lulus dari Keperawatan atau jadi sarjana keperawatan. Ijazah kita belum diakui, kita wajib mengambil pendidikan profesi ners selama 2 semester. Saat pendidikan profesi ners, kita full di Rumah Sakit. Berhadapan langsung dengan para pasien, asyik banget tentu saja. Setelah lulus dari profesi ners, kita akan ikut Ujian Kompetensi Perawat dahulu. Jika telah lulus UKom, kita akan mendapatkan Surat Tanda Registrasi (STR). Kalau ditotal usang pendidikan seorang perawat itu, kurang lebih 5 tahun.


Sepengetahuan saya, lulusan dari Keperawatan itu jadi perawat di rumah sakit, puskesmas, klinik dan pelayanan kesehatan lainnya. 


Bagi sobat-teman yang membuka praktek keperawatan mampu berdiri diatas kaki sendiri juga mampu lho. Atau sobat-teman ingin jadi perawat home care juga mampu banget. 


Menjadi seorang perawat juga memungkinkan kita untuk go internasional lho, alasannya perawat ialah salah satu profesi yang diikutsertakan dalam pasar bebas ASEAN. 


Setelah Lulus Nanti Saya akan?


Setelah lulus Keperawatan, yang pasti aku lanjut ke profesi ners dahulu. Saya punya keinginan jadi dosen keperawatan, mengembangkan ilmu dengan sobat sejawat itu menggembirakan. Namun saya juga ingin menjadi perawat seorang ahli Maternitas yang fokus dengan pasien-pasien saya, di klinik keperawatan mandiri milik aku sendiri pastinya.


Kode konten: X343



Sumber we.com