Tampilkan postingan dengan label Bioteknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bioteknologi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 31 Januari 2021

Bioteknologi Unika Atma Jaya (Revelo)

Halo intipers!! Perkenalkan nama aku Revelo Eved Christos, mahasiswa Program Studi Bioteknologi Unika Atma Jaya, Fakultas Teknobiologi, Universitas Kristen Indonesia Atma Jaya angkatan 2018. Disini aku akan membagikan pengalaman kuliah yang saya lalui selama  4 semester ini dan agar berfaedah untuk kalian. Yuk, simak pengalaman aku!! Bagi teman-teman yang hendak bertanya atau diskusi bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat aku balas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok, tentukan kalian baca sampe beres dulu postingan ini sebelum bertanya. Kalian juga mampu nonton versi videonya lewat link berikut. Klik Disini


Apa yang dipelajari di Prodi Bioteknologi Unika Atma Jaya?


Program Studi Bioteknologi yang aku ambil di UNIKA Atma Jaya ini bukanlah pendidikan biologi atau biologi murni. Melainkan berbasis bioteknologi yang sekarang ini sedang menjadi tren di dunia. Apa bedanya pendidikan biologi, biologi murni dan bioteknologi? Yang aku tahu, pendidikan biologi itu mempelajari cara menciptakan kurikulum dan mengajar biologi dengan baik. Biologi murni lebih mempelajari biologi secara luas dan kompleks,. Bioteknologi ialah terapan dari biologi yang mempelajari  pemanfaatan makhluk hidup maupun produk dari makhluk hidup untuk buatan barang dan jasa yang berguna bagi kehidupan manusia. Contoh gampangnya yakni pengerjaan kuliner fermentasi yang membutuhkan mikroorganisme. Selain fermentasi, saya juga mempelajari rekayasa genetika, teknik kloning, kultur jaringan, bioremediasi, dan penjualan produk-produk bioteknologi serta dipadukan dengan terapan yang lain mirip mikrobiologi, biokimia, genetika, imunologi, dan lain sebagainya.


Mata kuliah yang khas di Bioteknologi Unika Atma Jaya


Mata kuliah khas di Program Studi Bioteknologi ini yakni teknologi DNA. Hal yang paling mempesona dari mata kuliah teknologi DNA ialah bagaimana kita  memperhatikan DNA yang diambil dari kuman tertentu yang dibantu dengan instrumen-instrumen khusus yang tentunya menawan dan merupakan salah satu pengalaman berguna di acara studi ini. Di mata kuliah Teknologi DNA ini, aku juga mempelajari  teknik PCR yang sekarang ini sedang booming untuk tes penderita COVID-19 dan teknik kloning dasar yang berguna untuk masa depan. Mata kuliah khas lainnya ialah mikrobiologi.


Di mata kuliah mikrobiologi, aku diajari cara menumbuhkan bakteri pada wadah baru yang disebut supaya dengan berbagai teknik gesekan yang sangat mempesona. Selain itu, aku juga mempelajari  cara memperhatikan bakteri atau jamur menggunakan mikroskop dan dapat melihat berbagai macam warna yang berlawanan-beda. Mata kuliah cendawan juga khas di acara studi ini, aku mempelajari cara menumbuhkan jamur di biar maupun di media tanam lainnya serta melakukan pengamatan banyak sekali jenis jamur baik yang ada disekitar kita, jamur penyebab penyakit, dan jamur yang sering kita makan. Masih banyak lagi mata kuliah yang khas seperti kultur jaringan, teknologi fermentasi, biakan binatang, bioremediasi, teknologi pangan, bioreaktor, virologi, fisiologi tumbuhan dan lain-lain.


Dosen yang khas dan favorit


Selain mata kuliah, ada juga dosen-dosen yang khas dan ialah favorit bagi saya. Dosen favorit aku diantaranya adalah pak Yogi, kak Renna, kak Stephanie, dan kak Mesa. Pak Yogi ialah dosen yang populer dengan guyonan serta ramah terhadap mahasiswa. Selain itu, ada kak Renna yang menjadi kepala bidang kemahasiswaan yang bagus serta aktif. Ada juga kak Stephanie yang ceria dan sangat erat dengan mahasiswanya. Terakhir, ada kak Mesa yang senantiasa membuat kuliah menawan dan sering menciptakan peran dengan kado bento buatannya untuk para pemenang. Masih banyak lagi dosen-dosen yang khas dan menjadi favorit bagi sobat-sahabat aku lainnya.


Tips untuk kandidat Maba


Awalnya saya pikir program studi ini sangat berat dan aku tidak cukup handal untuk menghadapinya, mungkin sahabat-teman aku lainnya merasakan hal yang sama. Tapi banyak cara yang saya kerjakan biar bisa menyesuaikan diri dan risikonya pun nyaman di Program Studi Bioteknologi ini. Untuk mahasiswa baru, awal-awalnya akan terasa berat dengan peran seperti Rencana Kerja Praktikum (RKP) dan laporan yang harus dikumpulkan tiap minggunya. Salah satu cara mengatasinya yakni dengan mencicil peran tersebut selagi waktu kita senggang dan jadikan itu sebagai kegemaran. Tapi jangan berpikir Program Studi Bioteknologi ini isinya hanya peran-peran yang berat saja.


Program studi ini juga mewadahi mahasiswa untuk berorganisasi. Organisasi mahasiswa di bawah fakultas yang kami punya yakni BPM, Senat Mahasiswa, Everest (pencinta alam), Microbes (Jurnalistik), I-Club (Fotografi), dan Science Club. Selain itu, kami juga ada banyak wadah kepanitiaan dan UKM baik ditingkat fakultas maupun universitas. Organisasi juga penting untuk memperkuat hubungan pertemanan, baik satu fakultas, antar fakultas, ataupun dengan dosen. Semakin kita merasa punya keterikatan erat dengan dunia perkuliahan, kian kita semangat untuk menjalani semua rintangan di dunia perkuliahan.


Prospek kerja


Prospek kerja yang paling prospektif dari acara studi ini yaitu selaku peneliti atau analis. Peneliti atau analis ini bisa melakukan pekerjaan di BPOM, kementrian pertanian, industri makanan dan minuman, farmasi, kosmetika, ataupun di laboratorium-laboratorium ternama di Indonesia maupun luar negeri. Selain itu, kita juga mampu menjadi dosen maupun tenaga pengajar yang memiliki kegunaan mencerdaskan kehidupan bangsa. Kita juga bisa loh menjadi  konsultan bioinformatika, farmakogenetika, nutrigenomika, dan bioetikawan. Buat kalian yang nggak takut mayit juga bisa menjadi ahli forensik. Terakhir, kita juga bisa menjadi wirasusahawan yang menciptakan produk-produk gres yang menawan dan berkhasiat bagi orang lain.


Harapan dan planning sesudah lulus


Harapan aku setelah lulus masih terbagi menjadi 2, antara melanjutkan studi atau membangun karir terlebih dulu. Rencananya aku akan melanjutkan studi di mancanegara , negara-negara yang menurut aku cocok untuk melanjutkan studi bioteknologi adalah China, Korea Selatan, Jerman, Finlandia, dan Amerika Serikat. Tetapi diluar itu, saya ingin mecoba membangun karir selaku modal untuk melanjutkan studi. Beberapa rencana karir yang sedang aku pikirkan ialah membuat produk dengan memakai ilmu bioteknologi atau menciptakan usaha pengalengan ikan yang merupakan salah satu tantangan di Indonesia.


Kode Konten: X165



Sumber we.com

Selasa, 16 Juni 2020

Bioteknologi Universitas Brawijaya (Chaca)

Halo teman intipers! Saya Chaca Nugraha Zaid dari jurusan Bioteknologi Universitas Brawijaya. Selain kuliah, aku kini menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Akuntansi UI. Kali ini saya ingin sharing pengalaman kuliah ku dan memperkenalkan jurusan/prodi yang saya ambil. Bagi sahabat-teman yang hendak mengajukan pertanyaan atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dahulu artikel ini sebelum bertanya.


Secara umum, jurusan Bioteknologi Universitas Brawijaya itu mirip apa?


Bioteknologi itu kan berisikan 2 kata ya, bio dan teknologi. Biasanya orang-orang lumayan banyak yang tertipu gitu, orang banyak menyangka jurusan ini tuh teknologi yang ada biologinya. Sebenernya bioteknologi itu cukup banyak berguru ihwal kimia, biologi dan juga teknologi. Bioteknologi ini mungkin lebih dikenal dengan rekayasa genetika, memaksimalkan proses menggunakan mikroba.


Bagi kalian yang ingin mendapatkan gosip jurusan dan masuk perguruan tinggi follow Instagram @intipkuliah. Akan ada live lebih dari 60 jurusan per bulan. Klik Disini


Apa yang jadi alasan masuk jurusan Bioteknologi Universitas Brawijaya?


Memilih prodi Bioteknologi di UB itu sebab waktu itu hanya di UB, prodi di Perguruan Tinggi Negeri yang langsung Bioteknologi. Umumnya jikalau di Perguruan Tinggi Negeri itu dari jurusan yang biasa dahulu nanti baru penjurusan lagi di pertengahan tahun. Kalau yang langsung Bioteknologi adanya di UB, makannya eksklusif pilih UB.


Apa mata kuliah dan tugas yang khas dari Bioteknologi Universitas Brawijaya?


Banyak ya mata kuliahnya, di tahun pertama itu berguru mulai dari yang dasarnya. Ada mata kuliah biologi dasar, fisika dasar, kimia dasar, matematikanya juga ada. Nanti ketika tahun berikutnya mulai ke mata kuliah yang jurusan, mulai dari mikrobiologi, biomaterial, rekayasa genetika, dan lain-lainnya.


Di antara semua mata kuliah, yang paling struggle itu rekayasa genetika. Di mata kuliah itu kita melaksanakan rekayasa pada basil. Itu bisa berhasil, bisa juga gagal, karena untuk berhasilnya memang agak sukar, jadi itu tantangannya. Kalau mata kuliah yang cukup saya senangi yaitu mikrobiologi. Di mikrobiologi kita melihat mikroba tumbuh, menghitung mikroba, lihat warna mikroba. Pokoknya mikroba itu unik, banyak warnanya, dsb.


Banyak juga praktikumnya, dari semester 1-4 memang acara lagi padet-padetnya untuk praktikum. Biasanya di lab. Misalnya bila praktik mikrobiologi kita praktik menumbuhkan mikroba/kuman kemudian dilihat proses tumbuhnya, dihitung jumlahnya. Biasanya butuh waktu usang, contohnya jika praktikumnya pagi itu bisa simpulan siang. Bahkan kita gantian selama 7 hari lihat pertumbuhan bakterinya. Selain di kampus kita juga umumnya ada kunjungan industri, menyaksikan secara pribadi perkembangan mikroba di industri itu mirip apa, hasil produknya seperti apa.


Setelah praktikum biasannya kita diminta untuk buat laporan praktikum. Biasanya ini yang jadi unek-unek temen-temen juga karena laporannya banyak dan setiap pekan ada. Setiap praktikum itu di akhir semester laporan praktikum bisa numpuk banyak sekali. Selain laporan praktikum, lazimnya ada peran kalangan, dsb.


Adakah fokus atau kelompok keahlian di jurusan ini?


Bioteknologi UB itu fokusnya ke Bioteknologi industri. Kita mencar ilmu meliputi industri kedokteran, pangan, perikanan juga. Kaprikornus lumayan banyak meliputi banyak ranah sebab nantinya ada fokusnya sendiri. Ada bioteknologi kedokteran, bioteknologi perikanan, bioteknologi pangan, bioteknologi pertanian, dll.


Apa saja jalur masuk untuk jurusan ini?


Ada  SNMPTN, SBMPTN, jalur berdikari juga jadi sama kaya jurusan lain. Kebetulan aku masuk lewat jalur mandiri, temen-temen mampu cek ke ig UB atau websitenya UB. Di sana diinfokan juga rincian pelaksanaan seleksinya.


Kalau untuk kuota penerimaan umumnya 100 orang seangkatan, ada kuota persentase yang beda tiap jalur masuk.


Ada kiat buat mahasiswa gres jurusan ini?


Bioteknologi itu tidak seperti yang temen-temen bayangkan, ada banyak pelajaran biologi. Banyaknya itu mencar ilmu lebih dalam ihwal kimia, biologi hanya selaku luarannya aja, jadi mesti banyak belajar kimia juga.


Lihat vlog dari ribuan mahasiswa di seluruh Indonesia di Youtube Intip Kuliah. Klik Disini


Bagaimana harapan kerja dari alumni jurusan ini?


Kebanyakan alumni diterima di industri pangan yang berkaitan dengan mikrobiologi. Ada juga yang jadi dosen dan peneliti yang gak jauh berhubungan dengan rekayasa genetika dan vaksin juga ada.


Harapan dan planning ke depannya?


Rencana lanjut S2 sambil kerja juga.


Q&A



  1. Apa mampu lulusan Sekolah Menengah kejuruan TKJ masuk rumpun Agro UB?


Seleksi di UB kan ada yang menurut yang kita pilih. Kalau temen-temen lewat jalur mandiri itu bisa.



  1. Bioteknologi itu penting gak untuk kurun depan?


Bioteknologi itu penting, sederhana dikala ini, vaksin itu fokusnya dari bioteknologi kedokteran. Kalau dalam bioteknologi pangan itu, misalnya salah satu produknya itu nangka tanpa biji, dll. Makara mampu disimmpulkan bioteknologi itu penting dan dibutuhkan di era depan.



  1. Tips mencar ilmu pas di Bioteknologi?


Bioteknologi itu kan ada biologi dan kimia, itu kan hafalan ya perihal desain yang sulit dimengerti satu kali belajar. Jadi bisa nanti diulang-ulang lagi.


Kode konten:C219



Sumber we.com