Minggu, 09 Februari 2020

Matahari Tengah Malam: Pengertian, Penyebab Dan Negara Yang Mengalaminya


Di dunia ini ada aneka macam fenomena-fenomena alam yang terjadi di sekitar kita. Bahkan di antaranya mungkin hanya terjadi pada waktu atau kawasan tertentu seperti di cuilan bumi yang lain.





Sebut saja fenomena telur es di Finlandia, fenomena alam gunung pelangi, fenomena equinox dan masih banyak lainnya. Terdapat satu lagi fenomena alam yang bisa dikatakan hanya terjadi pada waktu dan lokasi tertentu saja, fenomena alam ini bernama Matahari tengah malam.





Seperti yang kita ketahui hadirnya Matahari menjadi menerangkan bahwa hari sudah siang. Namun apa kesannya jikalau munculnya Matahari justru terjadi pada tengah malam?





Untuk menjawabnya mari disimak penjelasannya di bawah ini!





Pengertian Matahari Tengah Malam





Matahari tengah malam atau lebih  diketahui dengan istilah Midnight Sun ialah suatu fenomena alam yang terjadi dikala matahari masih tampakatau terlihat di tengah malam. Matahari tengah malam terjadi pada waktu-waktu lokal saja, dalam kondisi cuaca cerah dikala ekspresi dominan panas di bumi bagian utara Lingkar Arktik, dan juga pada isu terkini masbodoh di bumi bab selatan Lingkar Antartika.





Dapat dikatakan bila fenomena Matahari tengah malam hanya terjadi di belahan Bumi bagian utara maupun selatan. Saat fenomena ini terjadi Matahari tidak terbenam





Penyebab dan Proses Terjadinya Matahari Tengah Malam





Penyebab terjadinya Matahari tengah malam berhubungan dengan gerakan rotasi Bumi dan gerak revolusi Bumi. Namun hal tersebut tidaklah cukup, kemiringan Bumi sebesar 23,5 derajat ternyata juga menjadi penyebab terjadinya Matahari Tengah Malam.





Saat Bumi bergerak mengelilingi Matahari dan wilayah utara Bumi atau cuilan Bumi bagian utara (Arktik) lebih bersahabat dengan Matahari. Maka bab tersebut akan mendapatkan sinar Matahari lebih banyak dibandingkan dengan daerah bab selatan.





Di dikala yang sama, cuilan Bumi bab utara sedang mengalami ekspresi dominan panas. Bahkan di bagian paling utara, waktu siang hari menjadi makin panjang dan mampu menimbulkan terjadinya Matahari tengah malam.





Saat Bumi terus berputar dan menciptakan posisi Matahari seolah bergerak ke arah selatan Bumi, kepingan Bumi bab selatan memasuki trend panas sedangkan Bumi bagian utara mengalami trend masbodoh.





Pada puncaknya, Bumi bab selatan (Antartika) mengalami durasi trend panas yang panjang. Sama mirip bumi bagian utara, daerah ini juga mengalami fenomena Matahari tengah malam hanya saja di waktu yang berlainan.





Kapan Terjadinya Dan Dampak Matahari Tengah Malam





Lalu kapan terjadinya Matahari tengah malam tersebut? Seperti yang sudah diterangkan di atas bahwa terjadinya Matahari tengah malam tergantung dari posisi Matahari.





Pada penggalan Bumi bagian utara, fenomena terjadinya Matahari tengah malam terjadi pada musim panas tepatnya sekitar bulan Juni. Di ketika yang sama, Matahari tidak pernah terbit di pecahan Bumi bagian selatan.





Sedangkan Matahari tengah malam yang terjadi di serpihan Bumi bab selatan terjadi di sekeliling tanggal 22 Desember atau pada musim cuek terjadi di kepingan Bumi bab utara.





Adapun efek dari terjadinya fenomena Matahari tengah malam adalah durasi atau lamanya waktu siang hari menjadi lebih panjang. Bahkan di beberapa negara waktu siang hari mampu berjalan selama 23 – 24 jam.





Meskipun begitu, aktivitas manusia seperti melakukan pekerjaan atau sekolah tetap diubahsuaikan dengan jam kerja dan berguru. Yang membedakan ialah langit di luar tetap cerah walaupun jam memberikan tengah malam sekalipun.





Negara Mana Saja Yang Mengalaminya?





Matahari tengah malam mampu terjadi di negara-negara yang berada di bab paling utara atau bab paling selatan Bumi. Bahkan beberapa negara menjadikan fenomena ini selaku bagian dari pariwisata negaranya.





Adapun negara-negara yang mengalami Matahari tengah malam antara lain:









Tempat yang paling tepat untuk menikmati Matahari tengah malam di Swedia berada di Kota Lapland yang memiliki luas wilayah mencapai 109.702 km persegi. Untuk menyaksikan Matahari tengah malam terbaik di negara ini sekitar bulan Juni.





  • Inuvik, Kanada




Di Kanada tempat yang paling sempurna untuk melihat Matahari tengah malam berada di Kota Inuvik. Fenomena ini terjadi di ketika ekspresi dominan panas sekitar bulan Juni hingga Juli.





  • Ilulissat, Greenland




Greenland menjadi negara selanjutnya yang mengalami fenomena Matahari tengah malam. Uniknya kota Ilulissat menjadi kota yang mengalami ekspresi dominan panas sungguh singkat dibandingkan tempat yang lain. Sehingga durasi untuk menikmati Matahari tengah malam tidak terlampau usang.









Negara Norwegia menjadi negara yang paling banyak dikunjuni para wisatawan untuk menyaksikan aurora. Namun di kota Hammerfest wisatawan juga mampu menikmati Matahari tengah malam dikala trend panas atau sekitar bulan Mei hingga dengan final Juli.
Selain Hammerfest, daerah lain untuk dapat melihat Matahari tengah malam berada di kota Svalbard. Kota yang terletak di antara Nowegia dan Kutub Utara mengalami Matahari tengah malam dimulai dari tanggal 20 April hingga 22 Agustus.









Bagi orang-orang Finlandia, Matahari tengah malam mempunyai pesona tersendiri. Bahkan banyak orangnya menentukan pergi ke vila khusus untuk menikmati fenomena alam ini. Negara ini mempunyai bazar tersendiri yang cuma ada dikala Matahari tengah malam berjalan yakni festival film ‘Midnight Sun’ di Finnish Lapland dan “The Magic of White Nights” di Lakeland.



Sumber ty.com


EmoticonEmoticon